Rabu, 28 Mei 2014

Bercanda di Malam minggu



Satu persatu roko ku hisap dengan perlahan,sehingga puntung pun meluaap dari asbak kecil nan kotor, bungkusan roko tinggal jadi sampah berserakan di kamar dekil yang penuh dengan nyamuk-nyamuk hayalan merubah dunia. 
Ngelantur ngawur gak teratur bersama kawan sejati tentang apa saja yang keluar dari pedang yang tak bertulang, pedang yang bisa seseorang terhormat dan juga bisa membunuh seseorang, tengok saja perang bintang anggota-anggota yang terhormat, sikut sana sikut sini bak anak TK yang sedang main Bola...... apa lagi perang mulut KOTOR pemilihan CAPRES masa depan INDONESIA mengepul bak ASAP

Sejenak terdiam,,, merasa kaku... apa lagi yang ku muntahkan dari balik akli...

Hmmmmmmzzz

Sempet ku dengar dari clotehan perkataan temanku yang indah, perkataan sang Adam memberi salam dan harapan kepada Sang Hawa. 

“Selamt malam sayang.....
Tidak ada kenyataan yang paling indah dalam hidupku
Selain aku bisa bercengkrama bersamamu
Terlebih aku bisa memilikimu selamanya
Dan semoga keyakinanku selama ini
Didengar oleh Tuhan bahwa kau terCIPTA untuk ku”

Terbesit dari rimbunan pikir menjelajahi pentingnya CINTA dalam kehidupan sehingga tak kuasa  untuk ku lemparkan pada kata-kata....
Kesunyian di malam minggu menjadi penghias keadaanku, sambil mendongeng sesuatu keadaan sebagian masyarkat tentang pola pemikiran yang warna warni diantarnya ketika anak wanita Lulus dari bangku SMP, ia merasa bingung karena orang tuanya memaksakan kehendak  untuk mengawinkan anaknya dengan laki-laki yang rada paruh baya.
Ada juga pola pemikiran masyarakat yang belum menyadari akan pentingnya pendidikan karakter alias pendidikan moralitas,,,,,,

Kalau anda termasuk tipe masyarakat seperti apa?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar